Watashi no shinsetshuna sensei (Senseiku yang ramah)


Pertama kali mau ke Jepang…hal yang paling membuatku merasa nyaman dan ga takut adalah..aku akan bertemu dengan sensei (the way we call japanese teachers to respect them) yang baiik dan ramah. Jadi ga perlu khawatir selama di lab. karena aku akan banyak berinteraksi dengan sensei.

Hari ini aku juga sedang mengerjakan sesuatu dengan sensei, isolasi DNA dengan glass beads method. Kami sedang menuju “cool room” yang sedingin kulkas karena memang suhunya 4 derajat celcius. Aku ga nyangka ternyata sensei ngeliat berbagai macam makanan dan minuman yang disimpan para mahasiswa di situ. Waktu ngeliat aku kaget, tapi responnya ketawa, “wah, ketauan nih anak-anak.”

Sensei bilang:”wah, saya udah bikin peringatan di depan pintu, Jangan menyimpan makanan apa minuman di ruangan ini soalnya di sini disimpan berbagai -modified living thing- ” Tapi buktinya anak-anak pada ga takut terinfeksi sama berbagai mikroorganisme itu, hehehe…Selanjutnya aku cuma menunggu bagaimana respon sensei.

Sehari dua hari, ternyata sensei ga marah. Sampai aku sakit dan ga masuk ngelab. Waktu pertama kali masuk kembali, aku kaget melihat di depan cool room itu tergeletak berbagai makanan dan minuman yang tadinya disimpan di cool room. “Waduh,..tapi kok ga pada diambilin ya ama anak-anak?” tanyaku dalam hati. Iseng aku bertanya sama sensei, apa benar sensei yang membersihkan makanan dan minuman itu dari cool room? Dengan tegas sensei menjawab “YES. If you want pear, you can take it.” Kikikik, aku cuma ketawa aja dalam hati..

Usut diusut, ternyata tiap senin pertama tiap bulannya adalah hari untuk kerja bakti bersih-bersih lab. Hohoho, dan sensei ngebersihin itu makanan dan minuman. Anak-anak yang nyimpen tidak hanya dari lab sensei, tapi juga lab sebelah dan lantai atas. Makanya banyak yang ga tahu kalo barang simpanannya sudah kena razia. Tapi yang membuat aku terkesan, sensei sama sekali ga marah. Ga ada sepatah kata pun yang terucap untuk memperingatkan atau menyalahkan seorang pun. Wow, aku bener2 kagum. Hebat. Sensei emang bijaksana seperti yang beliau bilang ke aku setelah ikut kuliah tentang sejarah kota Nara “After the course, I’ll be wiser.”

Mungkin sepertinya simpel. Tapi bener2 susah dilakukan. Buktinya, masih sering kita jumpai orang-orang yang marah, kesal, menggumam, hehe..apalagi atasan sama bawahan yang notabene punya kekuasaan. Aku merasa nyaman banget sama sensei, karena ada jaminan aku ga akan dimarahin, hehe..InsyaAllah. Jadi ngerasa kaya keluarga sendiri di mana kita merasa nyaman melakukan apapun dan ga takut melakukan kesalahan. Ya, keluarga emang yang paling mengerti kita karena kita dibesarkan di sana (meski banyak konflik jg terkadang bagi orang-orang tertentu).

Begitulah adanya. Sensei selalu ngingetin aku kalau aku ngelakuin salah. Meskipun aku mengulang kesalahan yang sama, sensei akan mengingatkanku lagi seperti saat pertama kali tanpa ada nada marah. Sensei selalu tersenyum ketika aku datang menghadap dengan tampang merasa bersalah dan memulai kalimat dengan “Sensei, I don’t know what is another mistake that I did. But, …….” Dan sensei mencoba menjelaskan apa yang terjadi…dan memberikan jalan keluar. “Please, try again.”

Setiap hari aku semakin semangat aja kerjanya, hehe..dan berusaha untuk melakukan hal dengan lebih baik. Jika kita tahu akibat dari kebaikan ini, berusahalah untuk bersabar terhadap siapapun  atau apapun. Karena hal ini akan mendatangkan dampak yang sangat baik bagi orang lain dan diri kita. Tanpa kita merasa diremehkan atau tidak dihargai. Sekian.

Advertisements

2 Comments

  1. Innez

    Subhanalloh…udah profesor, wise pula. Good person!

    • mudah-mudahan bakatnya menurun padaku ya nez..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: